Minggu, 04 Oktober 2015

SEGMENTASI PASAR

M. Fauzi Farhan Rawi
15213925
3EA23


PENDAHULUAN

Globalisasi merupakan era yang serba ada, diikuti pula dengan kebutuhan masyarakat dunia yang beragam dari mulai kebutuhan sandang, pangan dan papan. Disitu pula terdapat keragaman jenis tergantung keinginan dan kebutuhan konsumen. Maka dari itu setiap produsen harus cermat melihat peluang tersebut dengan pangsa pasar tertentu. Segmentasi pasar merupakan cabang ilmu pemasaran yang memperlajari tentang proses keputusan pembelian dilakukan dapat dipergunakan untuk menentukan segmen pasar dan pada akhirnya target pasar yang akan dilayani dengan produk perusahaan. Sebagai contoh, dalam pembelian kamera, informasi yang diperoleh mungkin dapat dipergunakanuntuk membagi pasar kamera berkualitas ke dalam dua segmen: feature oriented segment, self confidence dan quality oriented segment. Untuk setiap segmen kemudian dapat dikembangkan model kamera, iklan dan harga yang berbeda-beda. Dapat diambil kesimpulan dari masalah tadi menunjukan bahwa segmen pasar yang menekankan pada kualitas adalah mereka yang tergolong berpenghasilan tinggi, usia dewasa dan mempunyai kedudukan manajerial profesional. Dengan informasi semacam ini, maka seseorang pemasar dapat memperoleh pedoman dalam merangcang tema iklan dan pemilihan media.



PEMBAHASAN

DASAR PEMIKIRAN SEGMENTASI PASAR
Setiap konsumen mempunyai perbedaan dalam apa yang dibutuhkan disetiap produk, maka dari itu konsumen akan memberi tanggapan yang berbeda pada setiap produk yang ditawarkan kepadanya.
Terdapat dua dasar dalam melakukan segmentasi pasar yaitu strategik dan analitis. Strategi segmentasi pasar bertujuan untuk mengarahkan kegiatan pemasaran pada segmen yang dipilih atas dasar kebutuhan dan karakteristik tertentu. Namun analisis segmentasi pasar bertujuan untuk menentukan target atau sasaran pasar pada segmen yang dipilih. Dan kedua dasar ini harus ditentukan terlebih dahulu sebelum melakukan segmentasi pemasaran.

BEBERAPA TIPE STRATEGI SEGMENTASI
Tiga alternatif atau tipe strategi segmentasi pasar yang dapat dipergunakan oleh para pemasar adalah concentrated segmentation, differentiated segmentation dan undifferetiated segmentation.

Concentrated segmentation
Segmentasi yang terkonsentrasi dilakukan dengan mengarahkan satu jenis produk untuk satu segmen pasar. Itu sebabnya segmentasi terkonsentrasi sering juga dikenal dengan strategi ceruk pasar (nichermarket strategy).

Differentiated segmentation
Dalam strategi segmentasi yang dilakukan pembedaan. Perusahaan memperkenalkan produk yang berbeda untuk beberapa segmen pasar.

Undifferentiated segmentation
Strategi segmentasi yang tidak mengharuskan pembedaan ini terjadi apabila perusahaan mengarahkan produk yang sama untuk bebrapa segmen pasar secara simultan.


BEBERAPA DIMENSI DALAM MELAKUKAN SEGMENTASI PASAR
Para pemasaran sampai sekarangpun tidak dapat menentukan cara terbaik dalam melakukan segmentasi pasar. Seorang pemasar justru harus mencoba berbagai kombinasi variabel segmentasi yang cocok dengan struktur pasar yang dihadapi. Namun demikian, beberapa patokan berikut dapat dipergunakan sebagai acuan dalam mengelompokkan konsumen akhir ke dalam segmen tertentu.

§  Segmentasi Geografis
Segmentasi geografis dilakukan dengan cara mengelompokan konsumen yang tersebar diberbagai wilayah ke dalam kelompok konsumen tertentu atas dasar unit geografis seperti misalnya provonsi, kabupaten, kecamatan, kota, arah mata angin atau bahkan kawasan tertentu. Perusahaan munkgin saja memutuskan unutuk beroperasi unutuk melayani satu atau lebih area geografis yang dianggap menarik. Sebagai contoh, terbentuknya kawasan “segitiga emas”. di Jakarta sebagai pusat kegiatan bisnis telah mendorong munculnya kegiatanusaha properti untuk membangun superblok seperti misalnya usaha perkantoran, apartemen, hotel, restauran dan fasilitas pendukung lainnya.

§  Segmentasi Demografis
Segmentasi ini dilakukan dengan cara mengelompokkan konsumen atas dasar variabel demografis seperti misalnya umur, jenis kelamin, jumlah anggota keluarga, income, kedudukan, pendidikan, agama, ras dan kebangsaan. Faktor demografis pada umumnya banyak dipergunakan sebagai dasar untuk melakukan segmentasi pasar. Salah satu alasan adalah kebutuhan , keinginan dan tingkat penggunaan seringkali mendekati variabel-variabel demografis. Sebagai besar perusahaan kini juga menggunakan lebih dari satu variabel demografis untuk melakukan segmentasi pasar. Segmentasi yang demikian ini sering dikenal dengan Multivariate Demographic Segmentation.
§  Segmentasi Psikografis
Dalam melakukan segmentasi psikografis dilakukan dengan mengelompokkan konsumen atas dasar variabel kelas sosial, gaya hidup atau karakteristik personal lainnya. Seseorang yang berada dalam kelompok demografi yang sama belum tentu menunjukan aspek psikografis yang sama. Maka dari itu pemahaman terhadap kelas sosial, gaya hidup dan kepribadiaan pada kelompok masyarakat tertentu akan memberikan  gambaran yang jelas tentang kebutuhannya.

§  Segmentasi Berdasarkan Perilaku
Pada segmentasi perilaku, konsumen dikelompokkan atas dasar pengetahuan, sikap, tingkat penggunaan, manfaat atau respons yang diberikan terhadap suatu produk. Banyak yang berpendapat bahwa segmentasi berdasarkan perilaku adalah cukup efektif untuk memulai mengembangkan segmentasi pasar. Namun pada dasarnya ini akan sangat tergntung pada jenis produk yang ditawarkan.


DIMENSI SEGMENTASI UNTUK PASAR ORGANISASIONAL
Pasar organisasional dapat disegmentasi dengan menggunakan sebagian variabel yang sama seperti halnya pasar konsumen akhir. Artinya pembeli organisasional dapat dikelompokkan atas dasar geografis atau manfaat yang diperoleh. Walaupun begitu, beberapa variabel khusus memang hanya diperuntukkan bagi pengelompokkan pembeli organisasional. Secara umum, beberapa dimensi variabel yang dapat dipergunakan untuk melakukan segmentasi pada pasar organisasional adalah: Demografi, variabel oprasional, pendekatan yang dipergunakan dalam pembelian, faktor situasional dan lkarakteristik personal.


KRITERIA UNTUK MELAKUKAN SEGMENTASI PASAR
Terdapat beberapa kriteria untuk kemudian dipilih untuk dipergunakan sebagai terget pasar:
Ø  Kesamaan di dalam. Artinya bahwa konsumen pada segmen pasar yang dipilih menunjukan kemungkinan yang sama dalam memberikan respons terhadap rangsangan bauran pemasaran.
Ø  Adanya perbedaan antara konsumen. Artinya bahwa konsumen dalam segmen yang berbeda hendaknya dilihat sebagai konsumen yang berbeda atas dasar kemungkinan repons yang diberikan dari rangsangan bauran pemasaran yang diberikan.
Ø  Subtantial. Artinya bahwa segmen pasar yang dipilih hendaknya cukup besar dan diperkirakan dapat mendatangkan keuntungan bagi perusahaan.
Ø  Oprasional. Artinya bahwa dimensi yang dipergunakan untuk melakukan segmentasi pasar benar-benar bermanfaat dalam mengidentifikasi konsumen dan variabel bauran pemasaran.





KESIMPULAN
·         Pada dasarnya segmentasi sangat diperlukan pemasar sebagai dasar yang harus dilakukan dan pada akhir dapat difokuskan apa yang akan dilakukan perusahaan sesuai dengan pangsanya dengan produk yang ditawarkan.
·         Ada dua dasar dalam melakukan segmentasi pasar yaitu Strategik dan Analitis.
·         Terdapat tiga tipe dalam melakukan segmentasi pasar yaitu concentrated segmentation, differentiated segmentation dan undifferetiated segmentation. Dan semua itu mempunyai caranya atau cirinya sendiri.

·         Terdapat empat kriteria dalam menentukan segmentasi pasar yang digunakan sebagai target pasar yang ingin didapatkan sesuai dengan produk yang dibuat perusahaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar