M. Fauzi Farhan Rawi
15213925
3EA23
PENDAHULUAN
Globalisasi
merupakan era yang serba ada, diikuti pula dengan kebutuhan masyarakat dunia
yang beragam dari mulai kebutuhan sandang, pangan dan papan. Disitu pula
terdapat keragaman jenis tergantung keinginan dan kebutuhan konsumen. Maka dari
itu setiap produsen harus cermat melihat peluang tersebut dengan pangsa pasar
tertentu. Segmentasi pasar merupakan cabang ilmu pemasaran yang memperlajari
tentang proses keputusan pembelian dilakukan dapat dipergunakan untuk
menentukan segmen pasar dan pada akhirnya target pasar yang akan dilayani
dengan produk perusahaan. Sebagai contoh, dalam pembelian kamera, informasi
yang diperoleh mungkin dapat dipergunakanuntuk membagi pasar kamera berkualitas
ke dalam dua segmen: feature oriented segment, self confidence dan quality
oriented segment. Untuk setiap segmen kemudian dapat dikembangkan model kamera,
iklan dan harga yang berbeda-beda. Dapat diambil kesimpulan dari masalah tadi
menunjukan bahwa segmen pasar yang menekankan pada kualitas adalah mereka yang
tergolong berpenghasilan tinggi, usia dewasa dan mempunyai kedudukan manajerial
profesional. Dengan informasi semacam ini, maka seseorang pemasar dapat
memperoleh pedoman dalam merangcang tema iklan dan pemilihan media.
PEMBAHASAN
DASAR PEMIKIRAN SEGMENTASI PASAR
Setiap
konsumen mempunyai perbedaan dalam apa yang dibutuhkan disetiap produk, maka
dari itu konsumen akan memberi tanggapan yang berbeda pada setiap produk yang
ditawarkan kepadanya.
Terdapat
dua dasar dalam melakukan segmentasi pasar yaitu strategik dan analitis.
Strategi segmentasi pasar bertujuan untuk mengarahkan kegiatan pemasaran pada
segmen yang dipilih atas dasar kebutuhan dan karakteristik tertentu. Namun
analisis segmentasi pasar bertujuan untuk menentukan target atau sasaran pasar
pada segmen yang dipilih. Dan kedua dasar ini harus ditentukan terlebih dahulu
sebelum melakukan segmentasi pemasaran.
BEBERAPA TIPE STRATEGI SEGMENTASI
Tiga
alternatif atau tipe strategi segmentasi pasar yang dapat dipergunakan oleh
para pemasar adalah concentrated segmentation, differentiated segmentation
dan undifferetiated segmentation.
Concentrated segmentation
Segmentasi
yang terkonsentrasi dilakukan dengan mengarahkan satu jenis produk untuk satu
segmen pasar. Itu sebabnya segmentasi terkonsentrasi sering juga dikenal dengan
strategi ceruk pasar (nichermarket strategy).
Differentiated segmentation
Dalam
strategi segmentasi yang dilakukan pembedaan. Perusahaan memperkenalkan produk
yang berbeda untuk beberapa segmen pasar.
Undifferentiated segmentation
Strategi
segmentasi yang tidak mengharuskan pembedaan ini terjadi apabila perusahaan
mengarahkan produk yang sama untuk bebrapa segmen pasar secara simultan.
BEBERAPA DIMENSI DALAM MELAKUKAN SEGMENTASI PASAR
Para
pemasaran sampai sekarangpun tidak dapat menentukan cara terbaik dalam
melakukan segmentasi pasar. Seorang pemasar justru harus mencoba berbagai
kombinasi variabel segmentasi yang cocok dengan struktur pasar yang dihadapi.
Namun demikian, beberapa patokan berikut dapat dipergunakan sebagai acuan dalam
mengelompokkan konsumen akhir ke dalam segmen tertentu.
§ Segmentasi Geografis
Segmentasi
geografis dilakukan dengan cara mengelompokan konsumen yang tersebar diberbagai
wilayah ke dalam kelompok konsumen tertentu atas dasar unit geografis seperti
misalnya provonsi, kabupaten, kecamatan, kota, arah mata angin atau bahkan
kawasan tertentu. Perusahaan munkgin saja memutuskan unutuk beroperasi unutuk
melayani satu atau lebih area geografis yang dianggap menarik. Sebagai contoh,
terbentuknya kawasan “segitiga emas”. di Jakarta sebagai pusat kegiatan bisnis
telah mendorong munculnya kegiatanusaha properti untuk membangun superblok
seperti misalnya usaha perkantoran, apartemen, hotel, restauran dan fasilitas
pendukung lainnya.
§ Segmentasi Demografis
Segmentasi
ini dilakukan dengan cara mengelompokkan konsumen atas dasar variabel
demografis seperti misalnya umur, jenis kelamin, jumlah anggota keluarga,
income, kedudukan, pendidikan, agama, ras dan kebangsaan. Faktor demografis
pada umumnya banyak dipergunakan sebagai dasar untuk melakukan segmentasi
pasar. Salah satu alasan adalah kebutuhan , keinginan dan tingkat penggunaan
seringkali mendekati variabel-variabel demografis. Sebagai besar perusahaan
kini juga menggunakan lebih dari satu variabel demografis untuk melakukan
segmentasi pasar. Segmentasi yang demikian ini sering dikenal dengan
Multivariate Demographic Segmentation.
§ Segmentasi Psikografis
Dalam
melakukan segmentasi psikografis dilakukan dengan mengelompokkan konsumen atas
dasar variabel kelas sosial, gaya hidup atau karakteristik personal lainnya.
Seseorang yang berada dalam kelompok demografi yang sama belum tentu menunjukan
aspek psikografis yang sama. Maka dari itu pemahaman terhadap kelas sosial,
gaya hidup dan kepribadiaan pada kelompok masyarakat tertentu akan
memberikan gambaran yang jelas tentang
kebutuhannya.
§ Segmentasi Berdasarkan Perilaku
Pada
segmentasi perilaku, konsumen dikelompokkan atas dasar pengetahuan, sikap,
tingkat penggunaan, manfaat atau respons yang diberikan terhadap suatu produk.
Banyak yang berpendapat bahwa segmentasi berdasarkan perilaku adalah cukup
efektif untuk memulai mengembangkan segmentasi pasar. Namun pada dasarnya ini
akan sangat tergntung pada jenis produk yang ditawarkan.
DIMENSI SEGMENTASI UNTUK PASAR ORGANISASIONAL
Pasar
organisasional dapat disegmentasi dengan menggunakan sebagian variabel yang
sama seperti halnya pasar konsumen akhir. Artinya pembeli organisasional dapat
dikelompokkan atas dasar geografis atau manfaat yang diperoleh. Walaupun begitu,
beberapa variabel khusus memang hanya diperuntukkan bagi pengelompokkan pembeli
organisasional. Secara umum, beberapa dimensi variabel yang dapat dipergunakan
untuk melakukan segmentasi pada pasar organisasional adalah: Demografi,
variabel oprasional, pendekatan yang dipergunakan dalam pembelian, faktor
situasional dan lkarakteristik personal.
KRITERIA UNTUK MELAKUKAN SEGMENTASI PASAR
Terdapat
beberapa kriteria untuk kemudian dipilih untuk dipergunakan sebagai terget
pasar:
Ø Kesamaan di dalam. Artinya bahwa
konsumen pada segmen pasar yang dipilih menunjukan kemungkinan yang sama dalam
memberikan respons terhadap rangsangan bauran pemasaran.
Ø Adanya perbedaan antara konsumen.
Artinya bahwa konsumen dalam segmen yang berbeda hendaknya dilihat sebagai
konsumen yang berbeda atas dasar kemungkinan repons yang diberikan dari
rangsangan bauran pemasaran yang diberikan.
Ø Subtantial. Artinya bahwa segmen
pasar yang dipilih hendaknya cukup besar dan diperkirakan dapat mendatangkan
keuntungan bagi perusahaan.
Ø Oprasional. Artinya bahwa dimensi
yang dipergunakan untuk melakukan segmentasi pasar benar-benar bermanfaat dalam
mengidentifikasi konsumen dan variabel bauran pemasaran.
KESIMPULAN
·
Pada dasarnya segmentasi sangat diperlukan
pemasar sebagai dasar yang harus dilakukan dan pada akhir dapat difokuskan apa
yang akan dilakukan perusahaan sesuai dengan pangsanya dengan produk yang
ditawarkan.
·
Ada dua dasar dalam melakukan segmentasi
pasar yaitu Strategik dan Analitis.
·
Terdapat tiga tipe dalam melakukan segmentasi
pasar yaitu concentrated segmentation, differentiated segmentation dan
undifferetiated segmentation. Dan semua itu mempunyai caranya atau cirinya
sendiri.
·
Terdapat empat kriteria dalam menentukan
segmentasi pasar yang digunakan sebagai target pasar yang ingin didapatkan
sesuai dengan produk yang dibuat perusahaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar